Angkatan Laut India Menyelamatkan Kapal Pencuri Berbendera Iran Kedua yang Dirampas oleh Bajak Laut Somalia

NEW DELHI (AP) – Pasukan angkatan laut India telah berhasil menyelamatkan sebuah kapal penangkap ikan bendera Iran yang dibajak oleh perompak Somalia dan membebaskan 19 awaknya yang berasal dari Pakistan di lepas pantai timur Somalia, demikian pernyataan dari pihak angkatan laut pada hari Selasa.

Operasi penyelamatan ini merupakan yang ketiga kalinya dalam seminggu ini yang melibatkan perompak Somalia, dan dilakukan sehari setelah pasukan India membebaskan kapal penangkap ikan Iran lainnya yang bernama Iman beserta 17 anggotanya dari perompak Somalia di perairan yang sama. Pada Sabtu, pasukan pertahanan dan penjaga pantai Seychelles telah berhasil menyelamatkan enam nelayan Sri Lanka yang kapalnya telah dibajak oleh perompak Somalia.

Operasi terbaru dari angkatan laut India berhasil menyelamatkan kapal Iran Al Naeemi dari perompak pada Senin malam. Kapal tersebut berhasil menghentikan kapal perompak dan memaksa mereka untuk melepaskan awak dan kapal, yang sebelumnya telah diboarding oleh 11 perompak Somalia, demikian pernyataan dari pihak angkatan laut.

Pihak angkatan laut tidak langsung mengungkapkan apa yang terjadi pada perompak yang bertanggung jawab atas pembajakan tersebut. Namun, mereka memposting gambar yang menunjukkan 10 perompak dengan tangan mereka terikat di belakang dan pasukan angkatan laut India yang bersenjata mengawasi mereka. Gambar lain menunjukkan beberapa perompak yang juga bersenjata di atas kapal.

Pembajakan tersebut terjadi di perairan internasional sekitar 850 mil laut (1.570 kilometer) di barat kota pantai India, Kochi.

Tengah terganggunya pengiriman global akibat serangan oleh pemberontak Houthi yang berbasis di Yaman di Laut Merah sejak November, angkatan laut India telah meningkatkan penempatannya dengan mengirimkan tiga penghancur rudal kendali dan pesawat pengintai ke Samudra Hindia yang luas.

Membaca  Figur Berpengaruh yang Membentuk Sastra Indonesia Modern

Mereka telah melaksanakan beberapa misi anti-perompakan selain membantu setidaknya empat kapal dagang yang diserang di perairan tinggi akibat perang Israel dengan Hamas.