mencari kerja di jepang
mencari kerja di jepang

Ada yang masih bingung mencari pekerjaan? Nah bagi kalian yang lagi di posisi pencari kerja, mungkin bisa mencoba untuk mencari pekerjaan di luar negeri seperti di negara Jepang. Jepang merupakan negara yang terbuka dalam menerima buruh atau tenaga asing untuk bekerja. Dan sebenarnya di masa saat ini Jepang sedang membutuhkan banyak tenaga kerja karena beberapa tempat sudah mulai dibuka dan beroperasi kembali dengan normal. Berikut ini ada info yang dibutuhkan untuk mencari kerja di Jepang

Cara Mencari Kerja di Jepang

Cara untuk mencari pekerjaan di Jepang secara umum dibagi menjadi dua. Yang pertama jalur profesi, ini merupakan jalur dari lulusan mahasiswa asing dengan titel sarjana dari S1,S2 dan S3 yang menempuh pendidikan tinggi di Jepang. Sedangkan jalur yang kedua melalui jalur keahlian yang dimiliki pelamar kerja asing.

Bursa kerja di Jepang sedikit berbeda dengan bursa kerja yang ada di Indonesia. Setiap kampus yang ada di Jepang memiliki bagian khusus yang menjadi penghubung antara mahasiswa dan perusahaan. Jadi nanti setelah mahasiswa lulus bergelar predikat sarjana, mereka bisa langsung bekerja di perusahaan tanpa ada waktu untuk menganggur.

Meskipun bursa kerja ini diperuntukkan untuk mahasiswa asing, akan tetapi calon pencari kerja ini diharuskan sudah mahir menggunakan bahasa Jepang untuk berkomunikasi. Hal ini dapat dilihat dari acara bursa kerja yang diadakan selalu menggunakan bahasa Jepang sebagai bahasa pengantar.

Proses rekrutmen kampus diadakan setiap bulan April, setahun sebelum kelulusan mahasiswa. Sehingga tidak heran apabila di Jepang mahasiswa S2 belum lulus tetapi sudah memiliki status mendapatkan pekerjaan. Tidak ada waktu menganggur setelah lulus, mereka langsung bekerja di perusahaan yang telah menerima mereka.

Dalam proses mengikuti bursa kerja ada aturan dan etika yang harus ditaati oleh pelamar kerja. Baju yang digunakan untuk laki-laki biasanya menggunakan kemeja lengkap dengan dasi, jas dan sepatu pantofel. Sedangkan pelamar wanita juga diwajibkan memakai pakaian formal untuk bekerja.

Hasil rekrutmen diumumkan pada bulan Oktober setiap tahunnya. Menurut kabar tahun 2019 lalu, Jepang sedang mengalami krisis demografi. Sehingga banyak perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja cukup banyak. Ini berarti daya serap industrinya tinggi. Dan untuk sektor tenaga kerja asing melalui jalur keahlian juga ikut meningkat jumlah yang dibutuhkan.

Setelah diterima bekerja, masa pengabdian pekerja baru ini minimal 10 tahun di perusahaan. Hal ini dikarenakan perusahaan tidak mau merugi karena telah mengeluarkan biaya besar ketika proses rekrutmen diadakan sebelumnya. Hal lain yang harus dilakukan secepatnya adalah mengubah visa pelajar menjadi visa pekerja ketika dinyatakan diterima bekerja. Tidak menutup kemungkinan selama masa pengabdian nanti ada proses rolling penempatan kerja. Bisa juga penempatan di luar propinsi atau bahkan di luar Jepang.

Sedangkan jalur kedua untuk mencari pekerjaan di Jepang melalui jalur keahlian. Ada beberapa jalur keahlian yang terbuka untuk mencari pekerjaaan di Jepang bagi warga asing. Berikut ini beberapa jalur yang bisa dipilih sebelum memutuskan bekerja di Jepang.

Jalur Mencari Kerja di Jepang

A. Program Magang

Progam magang ini dibatasi untuk usia 18th-26th. Memenuhi syarat administrasi seperti ijasah, identitas diri, sertifikat pelatihan, SKCK, surat pernyataan belum pernah ikut magang di Jepang dan lain sebagainya harus dipersiapkan dengan baik. Kemudian mengikuti tahapan tes program magang yang diadakan. Dan yang terpenting adalah biaya yang harus disiapkan secara perorangan meliputi biaya tes, pelatihan di daerah, pembuatan paspor dan visa, kesehatan, transport dan biaya hidup awal selama tinggal di Jepang ketika sudah diterima program magang.

Besaran gaji untuk pemagang/ trainee yg diterima tergantung wilayah tinggal, besaran gaji kotor (take home pay) yang diterima ada pada kisaran ¥120.000 – ¥140.000 per bulan. Gaji bersihnya, setelah dipotong pajak, asuransi (houken), uang pensiun (nenkin) dan lain-lain mungkin sekitar ¥100.000 yen. Untuk potongan uang pensiun, setelah selesai masa tugas dan kembali ke Indonesia masih bisa dicairkan dengan memenuhi beberapa prosedur yang telah ditetapkan..

Bagi yang tertarik mengikuti program magang, bisa mencari info lengkap di situs https://kemnaker.go.id. Disini informasi detail dari berbagai jenis pelatihan bisa diikuti lengkap dengan syarat-syaratnya sesuai pilihan minat pencari program magang.

B. JALUR GOVERNMENT TO GOVERNMENT (G To G)

Melalui jalur Goverment To Government yang disediakan oleh pemerintah mencari kerja di Jepang menjadi mudah. Saat ini Jepang sangat membutuhkan tenaga kesehatan untuk posisi Perawat Rumah Sakit (Kanggoshi) dan Perawat Lansia (Kaigofukushi). Jumlah lansia di Jepang yang meningkat membuat kebutuhan tenaga kesehatan meningkat tiap tahun. Informasi tentang progam ini bisa dilihat di wesite https://bp2mi.go.id dan http://www.bnp2tki.go.id/gtog-jepang.

Khusus untuk perawat melalui jalur G to G memiliki keuntungan bisa menjadi permanent resident apabila berhasil lulus ujian negara. Dengan menjadi permanent resident ini keuntungannya bisa menetap dalam jangka waktu yang lama dengan beberapa fasilitas.

Kisaran besaran gaji untuk calon calon Kanggoshi akan menerima Gaji bersih sekitar ¥100.000 – ¥110.000 (sudah dipotong pajak, asuransi). Calon Kanggoshi ini biasanya tinggal di asrama. Apabila Kanggoshi berhasil lulus ujian nasional bisa menerima Gaji bersih sekitar ¥ 300.000 – ¥ 320.000. Besarnya gaji kanggoshi cukup bervariasi. Tergantung masa kerja, tugas tambahan leader, tunjangan anak/keluarga.

Sedangkan untuk calon Kaigofukushi akan menerima Gaji bersih sekitar ¥ 130.000 – ¥140.000 (sudah dipotong pajak, asuransi). Gaji calon kaigofukushi cukup bervariasi, berdasarkan kesempatan dinas malam yang dijalani. Calon Kaigofukushi umumnya juga tinggal di asrama. Apabila Kaigofukushi ini berhasil lulus ujian nasional bisa menerima Gaji bersih sekitar ¥ 200.000 – ¥ 210.000. Sama seperti Kanggoshi besarnya gaji kaigofukushi juga bervariasi tergantung masa kerja, tugas tambahan Leader, tunjangan anak/keluarga.

C. Jalur Lamar Langsung

Bagi pelamar yang memiliki skill tertentu dan sertifikat JLPTN2 atau JLPTN1, silakan melamar langsung ke perusahaan Jepang yang membuka lowongan dan jika beruntung bisa gratis ke Jepang, tergantung negosiasi. Atau bisa juga melalui head hunters (biro pencari kerja) seperti https://www.daijob.com

D. Jalur Tokutei Ginou (TG)

Tokutei Ginou / Specified Skilled Workers (SSW) adalah visa atau ijin tinggal untuk bekerja di Jepang guna mencukupi kebutuhan tenaga kerja di Jepang yang semakin berkurang. Pemegang visa SSW dapat bekerja di perusahaan Jepang dengan hak dan kewajiban yang sama dengan pekerja Jepang. Syarat untuk mengajukan visa Tokutei Ginou adalah mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Jepang dan sertifikat kelulusan tes ketrampilan. Biaya tes ketrampilan untuk masing-masing bidang kerja berbeda.

Jalur program magang dan Tokutei Ginou ini adalah jalur yang berbeda. Berdasarkan definisi dan tujuannya, magang bertujuan untuk transfer ketrampilan, teknologi dan pengetahuan dari Jepang untuk diterapkan di negara masing-masing. Jadi untuk pemula pencari kerja di Jepang disarankan untuk mulai dari jalur magang dahulu karena prosesnya jauh lebih cepat daripada jalur TG.

Program TG ada dua tingkatan yaitu TG 1 dan TG 2. TG 1 ini untuk lima tahun dan apabila diperpanjang pada perusahaan Jepang tersebut, maka trainee/pemagang ini bisa ikut TG2. Dalam masa TG2 ini pemagang bisa membawa keluarganya ke Jepang. Pemagang yang pernah ke Jepang boleh ikut program TG tersebut hanya saja syarat usianya adalah masih kurang dari 30 tahun.

Untuk link info akurat program Tokutei Ginou silahkan cek https://ayokitakerja.kemnaker.go.id/, http://www.bnp2tki.go.id/ dan https://jobsinfo.bp2mi.go.id/.

Jadi sebenarnya gaji menjadi pekerja di Jepang tidaklah kecil melainkan sangat banyak jika dibandingkan dengan Indonesia, kurs mata uang yen ke rupiah berkisar 130-an ini berarti pekerja di Jepang akan mendapat 10 juta ke lebih meskipun itu level pekerja bangunan. Namun biaya hidup untuk menyewa tempat tinggal, makan juga lebih mahal daripada di Indonesia.

Nah semoga semua info diatas bisa membantu bagi kalian yang berminat untuk mencari pekerjaan di negara Jepang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.