film arjun kapoor paling keren, review panipat

Film Arjun Kapoor paling keren tahun ini adalah Panipat. Asuthosh Gowariker, sutradara film bollywood 2019 ini membuat akting Arjun Kapoor sungguh memukau. Bisa jadi tahun 2020 Arjun Kapoor digadan-gadang menjadi aktor terbaik FilmFare.

Panipat sendiri adalah film kolosal tentang peperangan dan terdapat gambaran islam di India itu seperti apa. Tidak seperti film India yang lainnya, di film India Panipat, islam tidak digambarkan dengan jahat, arogan dan suka membunuh. Biar tambah penasaran, sebaikanya baca Review Panipat Secara lengkap berikut ini.

Review Panipat Secara Lengkap

Ashutosh Gowariker memang pintar dalam mengarahkan aktor dan aktris dalam film yang Ia pimpin. Saat melihat cuplikan Panipat sempat ada keraguan dengan pilihan cast-nya. Tapi keraguan itu terpatahkan setelah menonton filmnya dari awal hingga akhir. Semua pemain tepat berada dijalur peran yang dimainkan.

Akting Arjun Kapoor diluar dugaan

Arjun Kapoor memerankan Jenderal Sadashiv Rao. Aktingnya sungguh memukau, diluar perkiraan para fans dan penikmat film bollywood. Wibawanya, keberaniannya, semuanya tampak bagus di layar.

Trending :
Kehidupan 11 Selebriti India yang punya hobi aneh
Artis cantik di Bollywood yang pernah berperan sebagai polisi
Apakah benar Istri Shahrukh Khan pernah terjerat narkoba ?

Kriti Sanon Berperan dengan Apik

Tidak menyangka aktris cantik Kriti Sanon sebegitu baiknya memerankan Ratu Parwati. Cantiknya natural, cara bertuturnya begitu enak didengar, tak lupa bagian fighting-nya yang enak dilihat.

Aktor Lawas Sanjay Dutt tampil Maksimal

Sanjay Dutt sebagai Ahmad Shah Abdali juga berakting bagus. Pada dasarnya Raja Afgan, Ahmad Shah Abdali tidak bisa digolongkan sebagai aktor antagonis, mengingat sebenarnya perubahan karakter menjadi jahat itu karena ada sebab lain.

Ini adalah salah satu yang membuat film Panipat apik dan keren. Karakter yang bisa menjiwai perannya.

Peran Pemain Pendukung Yang Pas dan Berwarna

Peran pendukungnya juga menopang Panipat menjadi lebih berwarna. Padmini Kolhapure sebagai Radhika bhai ibu tiri Sadashiv misalnya, Ratu yang tidak menyetujui Parwati menikah dengan Sadashiv ini selalu mampu membuat penonton tertawa saat dia mencibir Parwati.

Ekspresi muka tidak sukanya lucu, ditambah lagi ekspresi Kriti yang selalu cuek dengan cibiran Radhika bhai ini. Lalu ada Zeenat aman sebagai Sakina Beghum yang porsi perannya gak banyak tapi adegan dialognya dengan Parwati akan berbekas dihati penonton.

Aktor-aktor pendukung lainnya pun semuanya bagus. Bahkan gak nyangka juga Mohnish Bahl yang biasanya di genre drama bisa berkharisma memerankan Raja Maratha di Panipat.

Plot, Ritme Cerita Panipat Yang Komplit

Ritme cerita di film Panipat ini juga komplit dan tidak lebay. Ada yang naik, dari kisah cinta, perjalanan perang, musibah-musibah di perjalanan, pengambil alihan benteng, sampai perang besar, ditembak pada sasaran tepat, menuju akhir film yang semakin tegang. Adegan-adegan emosional dikeluarkan menuju ending. Sang sutradara Ashutosh selalu menghasilkan karya yang megah.

Sinematoghrapi film ini juga indah. Walau beberapa setting menggunakan efeck CGI tapi tetap memanjakan mata. Adegan jembatan runtuh beserta banjir besar misalnya, suara airnya yang bergemuruh dan warna cokelatnya menghasilkan gambar yang bagus. Yang paling memukau tentu adegan perang di benteng panipat yang terjadi di akhir film. Dengan jumlah manusia sebanyak itu, namun pengarahan adegannya sangat rapi.

Panipat, film Arjun Kapoor paling keren akhir tahun ini, amat mengagumkan. Sayang untuk dilewatkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.