Film India Bharat Bagus Apa Jelek ? Ulasan, Review, Sinopsis Film Salman

Infosrk.club Film Bharat yang dibintangi Salman Khan dan Katrina Kaif sudah tayang pada 5 Juni 2019 bertepatan dengan hari lebaran. Selama proses pembuatannya Katrina Kaif (bukan) mantan Salman Khan ini memuji kalau perannya di film Bharat adalah yang terbaik selama ia menjadi aktris di India.

“Peran di film Bharat bagiku adalah salah satu peran terbaik yang pernah Aku miliki selama menjadi artis. Aku sangat bahagia dan begitu semangat selama menjalani syuting,” kata Katrina Kaif, seperti dikutip dari media Hindustan Times.

Sutradara film Bharat Ali Abbas Zafar mengarahkan Salman Khan dengan 5 avatar dalam film ini. Ini adalah satu satunya dan yang pertama dalam sejarah perfilman di Bollywood yang pemainnya memiliki seluruh umur dan hanya terlihat di film biografi.

Kami memiliki ulasan, review, sinopsis film Salman Khan, Bharat yang bisa kalian tentukan apakah film ini bagus apa jelek. Baca artikel di bawah ini.

jackie shroff katrina kaif salman khan bharat

Sinopsis Film Bollywood Bharat

Film Bharat adalah kisah tentang perjalanan seorang pria dan cerita suatu negara secara bersamaan. Kisah film ini dimulai pada tahun 1947 di desa Mirpur dekat Lahore, India. Ada seorang anak bernama Bharat (Salman Khan) yang merupakan putra dari Gautam Kumar (Jackie Shroff).

Tahun 1947

Ini adalah masa pemisahan antara India dan Pakistan. Bharat yang masih kecil bersama keluarganya terpaksa harus pergi menuju India. Di stasiun kereta api, Bharat berhasil memanjat ke atas kereta api bersama saudara perempuannya Gudiya (Barbiee Sharma) namun saudaranya terjatuh di stasiun.

Gautam yang telah berhasil naik dengan aman di atas kereta api terpaksa harus turun kembali untuk mencari Gudiya. Sebelum turun Gautam memberikan arlojinya kepada Bharat dan meyakinkannya bahwa dia akan kembali dengan segera.

Gautam meminta Bharat agar pergi bersama ibunya, Janki (Sonali Kulkarni), saudara laki-laki dan perempuannya mencari alamat toko Gautamun (ini adalah toko saudara perempuan Gautam, Jamuna diperankan oleh Ayesha Raza Mishra) di Delhi.

Bharat dan keluarganya menyeberang ke India pergi menuju ke (alamat) toko seperti yang diminta oleh ayahnya. Karena mereka sangat miskin Bharat mengambil alih peran ayahnya. Dia mulai melakukan pekerjaan, membanting tulang.

Tahun 1964

Bharat segera tumbuh sebagai pemuda gagah (Salman Khan). Pada tahun 1964 dia bersama teman masa kecilnya Vilayati (Sunil Grover) bergabung dengan sebuah sirkus. Di sini ia menemukan Radha (Disha Patani). Baik Bharat dan Radha menjalin hubungan sementara juga melakukan aksi menantang maut. Namun ketika Bharat menyadari bahwa tindakannya mungkin mempengaruhi anak-anak muda untuk melakukan hal yang sama tanpa pelatihan yang tepat, ia kemudian berhenti dari sirkus.

Tahun 1970

Pada tahun 1970, Bharat pergi ke lowongan pekerjaan di mana dia bertemu Kumud Raina (Katrina Kaif) dan jatuh cinta padanya. Bharat dan Vilayati dikirim ke Timur Tengah untuk bekerja di ladang minyak. Uang yang mereka dapatkan sangat bagus tapi tidak sebanyak yang ia harapkan. Karena itu, Bharat memutuskan untuk bekerja di tambang bawah tanah yang lebih berbahaya.

Kumud yang sekarang jatuh cinta dengan Bharat mencoba menghentikannya untuk mengambil proyek ini karena dia sadar bahwa risikonya cukup tinggi. Namun Bharat masih tetap melakukan pekerjaan tersebut. Semuanya baik-baik saja pada awalnya tetapi 21 hari kemudian, sebuah ledakan terjadi di tambang bawah tanah. Dan akhirnya Bharat selamat.

Bharat mengatakan pada Kumud bahwa dia tidak bisa menikahinya, karena dia takut komitmen seperti itu tidak akan bisa memenuhi janji ayahnya.

Bharat dan Kumud menjalani hidup tanpa perkawinan dan itu disetujui oleh Ibu Bharat. Bharat mengumumkan hal ini saat momen pernikahan adiknya di India.

Tahun 1990

Beberapa tahun berlalu, bibi Bharat meninggal dunia, dan anak yang paling tua ingin menjual toko tersebut namun ditolak oleh Bharat. Bharat masih memiliki keyakinan bahwa ayahnya akan mencarinya di toko tersebut.

Bharat dan Vilayati meninggalkan India dan menjadi seorang pelaut untuk mendapatkan uang lebih banyak. Sampai tahun 1990 an seiring dengan perubahan di India, Kumud telah menjadi creative director sebuah stasiun TV.

Program acara yang digagas Kumud berupa mempersatukan kembali keluarga yang hilang selama pemisahan India Pakistan. Ini sungguh menarik dan Bharat berharap bisa bertemu adiknya. Harapan terkabul dan akhirnya Bharat bertemu Gudiya (diperankan Tabu) di program tersebut.

Masa sekarang

Momen mengharukan di film ini adalah Bharat harus merelakan kehilangan ayahnya. Selama hidup dia merindukan ayahnya dan berharap janji ayahnya untuk kembali, datang menjemput sesuai ke alamat yang diberikan. Menolak menjual toko sampai akhirnya dia pergi dan merelakan bahwa ayahnya tidak akan pernah kembali.

Baca ulasan dan sinopsis berikut :
Film Kalank bagus apa jelek
Sinopsis film Raazi
Ulasan dan Review film Shahid Kapoor tentang PLN

Ulasan, Review Film Bharat

Film bollywood Bharat diadaptasi dari film Korea tahun 2014 berjudul “Ode To My Father” (disutradarai oleh Yoon Je-kyoon; ditulis oleh Park Su-jin). Cerita dalam film ini telah direvisi dan disesuaikan dengan yang terjadi di India.

  • Peristiwa-peristiwa penting setelah India merdeka seperti kematian Jawaharlal Nehru, meningkatnya pengangguran, final Piala Dunia Kriket 1983, era liberalisasi dan globalisasi, tren kemunculan pembangunan kembali dimasukkan dengan baik di dalam cerita.
  • Skenario disusun oleh Ali Abbas Zafar dan dialog dari Varun V Sharma sangat efektif membuat penonton bisa terlibat dari awal hingga akhir film. Adegan emosional ditulis dengan cukup baik. Varun V Sharma berhasil membuat percakapan yang sederhana, tajam, dan bahkan cukup lucu di beberapa adegan.
  • Film ini adalah arahan Ali Abbas Zafar yang terbaik. Tidak seperti film-film sebelumnya, film ini berada di zona yang berbeda tetapi Ali menangani semuanya dengan profesional.
  • Film ini berganti trek setiap 15-20 menit dan untuk menangani film tersebut bukan hal yang mudah. Salah satu contohnya setelah adegan pemisahan yang tragis, film ini mendapatkan adegan komik yang sedikit dan bahkan cukup berwarna dalam rangkaian adegan sirkus namun plot film diedit dengan sangat mulus.
  • Salman Khan seperti yang diharapkan beradegan sangat bagus. Gagah dan menghibur di setiap avatar. Sungguh meyakinkan dalam setiap karakter yang dimainkan.
  • Dalam adegan sirkus dia karakter remaja dibawah 25 tahunan sangatlah cocok dan tepat bahkan karakter sebagai seorang lelaki tua juga cocok dengan bagian itu dan membuat perubahan halus dalam pidatonya, bahasa tubuh, dll. Penggemarnya Salman Khan pasti akan senang dengan semua karakter atau avatar yang dia perankan.
  • Kinerja Katrina Kaif terlihat sangat bagus di film ini. Peran Jackie Shroff sangat terbatas namun sangat penting kehadirannya dan itu terasa oleh penonton. Disha Patani juga tampil bagus. Tabu (Meher) sebagai special appearance juga bermain dengan bagus.
  • Aasif Sheikh (suami Mehek) menonjol dengan karakterisasi dan humornya. Aktor cilik – Barbiee Sharma, Kabir Sajid (Bharat cilik), Aaryan Prajapati (Vilayati muda) dan Matin Rey Tangu (Jimmy muda) sangat menggemaskan.

Tata Sinematografi, Musik dan Koreo Yang Mendukung

Musik Vishal-Shekhar sangat bagus tetapi bisa lebih baik. ‘Slow Motion’ adalah lagu teratas yang diikuti dengan lagu ‘Chashni’. ‘Aithey Aa’ dikoreografi dengan baik. ‘Zinda’ juga menggembirakan. ‘Tupreya’, ‘Aaya Na Tu’ dan ‘Thap Thap’ juga baik.

Musik latar belakang yang dikerjakan oleh Julius Packiam terdengar ear catching, terutama dalam adegan emosional. Koreografi Vaibhavi Merchant dan Adil Shaikh sangat menarik di lagu ‘Slow Motion’ dan ‘Aithey Aa’.

Sinematografi Marcin Laskawiec sangat menawan dan beberapa adegan difilmkan dengan sangat baik. Pengeditan film oleh Rameshwar Bhagat secara keseluruhan, patut dipuji, karena cukup banyak alur ceritanya yang sangat luas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.