Kalank Itu Bagus Apa Jelek

Film India ini diproduksi oleh Karan Johar dan disutradarai oleh Abhishek Verman. Menonton film bollywood ini meskipun sendirian, di dalam bioskop kita semua pecinta dan fans bollywood seolah olah kenal satu sama lain.

Mengenai film yang dimainkan dengan banyak bintang ini tentunya setiap orang memiliki penilaian yang berbeda-beda sesuai dengan seleranya, jadi mungkin saja ada yang bilang bagus dan ada yang bilang jelek. Dalam artikel ini kalau ada penilaian yang negatif, bukan berarti hater lho. Hehehe.. Ok, ini dia ulasan pribadi yang mungkin berisi spoiler ringan.

Sebelum baca ulasan atau review, kita kenal dulu pemain film ini satu persatu. Ada Madhuri Dixit sebagai Bahaar Begum, Sonakshi Sinha sebagai Satya Chaudhry. Alia Bhatt sebagai Roop Chaudhry, Varun Dhawan sebagai Zafar, Aditya Roy Kapur sebagai Dev Chaudhry, Sanjay Dutt sebagai Balraj Chaudhry.

Ini pemain yang tidak ada di dalam poster sama sekali. Ada Kunal Khemu sebagai Abdul Khan, Pavail Gulati sebagai Aditya, Achint Kaur sebagai Saroj, Pawan Chopra sebagai Dharampal (ayah Roop), Hiten Tejwani sebagai Abbas, Kiara Advani sebagai Lajjo dan Kriti Sanon tampil sebagai special appearance di lagu “Aira Gaira”

Apa sih yang bagus dari film ini ?

film bollywood Kalank memiliki set yang megah

Visual yang indah, set yang megah dan detil, sungguh bagus. Saya menghargai kerja keras mereka yang berhasil membangun daerah Heera Mandi, Lahore di era 1940 an dengan desain dan warna-warna yang menyegarkan mata. Sangat bagus

Lagu soundtrack yang klasik dan ear-catchybagus sekali hasil gubahan Pritam. Sangat jarang Pritam masuk ke teritori klasik, namun dia berhasil memadukan irama klasik dan kontemporer dengan baik sehingga bisa menjangkau semua kalangan pendengar. Mungkin soundtrack film ini akan jadi favorit orang-orang untuk beberapa waktu. Musik latar pun dikreasikan dengan cukup baik sehingga menunjang mood dan emosi tiap adegan.

(baca juga : Karan Johar, Pria Flamboyan, Tegap Dan Insting)

alia bhatt dan madhuri dixit menari bersama di film kalank

Tarian klasik yang ditampilkan Alia Bhatt dan Madhuri Dixit cukup menjadi momen paling ditunggu di film dan tidak mengecewakan, sangat bagus. Senang melihat Madhuri kembali menunjukkan kepiawaiannya menari Kathak untuk lagu Tabaah. Alia pun tampil menakjubkan di lagu Ghar More Pardesiya.

Dialog-dialog yang hebat, meski menurut saya terlalu berat dan bergaya sastra. Tapi dimaklumi mengingat latar belakang film di era India tahun 1940-an. Saya rasa hampir setiap adegan memiliki dialog yang ‘punchy’, cocok dan bagus dijadikan status facebook, hehehe….

Akting semua pemainnya cukup bagus sesuai porsinya meski memang skenario membatasi mereka untuk menampilkan yang terbaik sehingga kadang terlihat kurang realistis.

mengapa harus nonton film Kalank

Film ini memiliki beberapa adegan emosional yang bagus, meski terlihat kurang natural sehingga emosinya terasa kurang maksimal. Tapi klimaks film ini cukup bagus dan memorable. Saya bisa dengar orang-orang berteriak kaget dan tegang menahan napas saat adegan di stasiun kereta. 😅

Mengapa film Kalank ini bagus untuk ditonton ya demi melihat penampilan para aktor-aktris kesukaan anda.

Jika kalian bilang ini jelek, mungkin karena alasan ini

Durasi Lama

Film bollywood memang memiliki kadar durasi yang sangat panjang. Tetapi ini sungguh terlalu bertele tele. Durasi yang hampir 3 jam mengakibatkan skenario menjadi lemah. Alur cerita ibarat karet yang ditarik sampai melar maksimal. Kadang saya merasa seperti menonton sinetron India yang biasa memperlambat suatu adegan untuk menghasilkan efek dramatis. Jelek sekali

(baca juga : Kareena Kapoor zkan terjun ke politik ?)

Alur yang kacau

Pergantian kilas balik ‘masa lalu’ dengan ‘masa sekarang’ terasa kasar
sehingga runutan peristiwa seringkali membingungkan penonton. Adegan Roop bercerita ‘masa lalu’ seharusnya ditempatkan di awal dan diberi narasi tambahan mengapa dia harus bercerita. Kadang pula ada dua adegan berbeda tempat dan waktu yang ditampilkan bergantian berturut-turut dalam satu rangkaian. Efeknya malah membingungkan. Intinya alur film ini bikin pusing. 😅

Kehidupan karakter yang kurang

film kalank bagus atau jelek

Latar belakang masing-masing karakter kurang digali. Hubungan Zafar-Roop mendapat porsi utama di film ini, meskipun kedekatan mereka cukup instan dan terkesan ‘agak dipaksakan’ seperti : Zafar mendengar suara Roop bernyanyi dari kejauhan padahal situasi sedang ramai karena ada festival, kok bisa ?

Serba nanggung dan kurang nendang

Cerita masa lalu Balraj-Bahaarjaan bisa diceritakan lebih detil, mungkin dalam kilas balik, karena punya potensi untuk menggugah emosi penonton. Lalu hubungan Dev-Satya pun seharusnya bisa diceritakan lebih banyak untuk menggali sisi percintaan mereka. Dan hubungan antara keluarga Roop dengan keluarga Chaudhry hanya diceritakan sepintas lalu. Tidak digambarkan dengan jelas tentang kedekatan dua keluarga ini. Meskipun berhutang budi, Roop sepertinya kurang hormat kepada Balraj.

madhuri dixit dan sanjay dutt

Semuanya serba ‘nanggung’ dan kurang tuntas menurut saya. Bahkan segmen yang menceritakan para pandai besi yang khawatir usaha mereka diambil alih penjajah Inggris yang ingin membangun pabrik pengolahan besi yang menjadi pemicu konflik di klimaks film seolah hanya konflik tempelan belaka. Sekali lagi ini akibat dari skenario yang lemah.

Jeleknya spesial efek

visual efek film kalank sungguh jelek

Spesial efek yang sangat buruk saat adegan Zafar melawan banteng ala rodeo. Adegan ini menurut saya tidak perlu. Bisa saja diganti dengan adegan Zafar bertarung tinju atau yang lain. Kehadirannya justru menjadi noda bagi film ini. Efek di film Baahubali saja masih lebih baik dari ini. Adegan di kereta kuda saat Zafar-Roop menyelamatkan Dev pun tampak tidak realistis karena latar gambar buatannya terlihat jelas. Tapi yang ini bisa saya maafkan mengingat film-film jadul terbiasa memakai efek seperti ini.

(baca juga : 10 Aktor Top di Bollywood 2018, Lupakan AAmir Khan)

Apa maunya Abhishek Verman ini

apa maunya abhishek verman di film kalank

Teknik penyutradaraan Abhishek Varman belum sekelas Sanjay Leela Bhansali. Visinya masih lemah. Banyak hal yang saya pikir bisa dibuat dengan lebih baik. Sayang sekali bila set yang mewah dan penampilan para aktor yang gemilang ternodai oleh hal-hal teknis. Sebenarnya apa yang ingin disampaikan oleh Abhishek Verman ini ya ?

Film bollywood Kalank ini jalan ceritanya sangat mudah ditebak. Jadi tidak ada sesuatu yang mengejutkan. Jadi terserah keputusan kalian mau menonton film Kalank yang bagus atau jelek ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.