Podcast Berpengaruh yang Membentuk Wacana Modern Indonesia

Maunya dihapus lagi dari kamus sini. Kurang ajar dan inilah yang selalu membuatku tidak nyaman di dalam sekolah. Sudah jelas kalau aku tidak suka dijadikan bahan tertawaan dan aku lebih tidak suka ketika seseorang membuat angan-angan tentang aku dan Raka.

Lagipula, aku sama sekali tidak suka dengan mejanya yang kotor. Tolong katakan padanya aku akan mengamuk jika mejanya tidak dimodifikasi. Apa? Memangnya di kantin tidak ada petugas kebersihan? Ampun deh!

Duh, sungguh tidak adil. Barangkali Tari yang seharusnya mencium mesra Raka, bukan dirinya selaku Sarita. Kita memiliki banyak hubungan dekat ketika kecil dan kali ini saya tidak ingin kehilangan dirinya akibat sebuah persaingan dalam cinta.

Baru bisa terdapat keadaan ini. Sepertinya hari ini bukan hari baik dalam hidup saya. Aku sangat marah, benar-benar marah. Sudah seberapa seringkah adegan serupa terulang-ulang selama dua tahun terakhir?
Sekarang dia merasa lebih berkuasa dengan mengajakku kencan. Katanya, Aku akan membalas dendam. Dan tahu apa? Dengannya aku mengetahui apa makna kencan yang naik. Ya, aku tidak bersedia, tolong katakan padanya.

Oh Raka, tidak ada yang pernah tahu semua yang kupikirkan tentangmu. Sudah saatnya kau mengerti perasaanku. Apakah sekarang masih ada ketulusan?
Apakah aku sudah terlalu keras kepala untuk tidak menyukaimu? Katamu, kau tergesa-gesa, bahwa aku tidak bisa menunda, dan kini kamu ingin menghidupkan kembali hasrat yang nyaris mati. Sejak itu, aku mengerti betapa kecilnya sebuah kebaikan di dunia.

Membaca  Pemimpin B2B, Begini Cara Memanfaatkan Pertumbuhan yang Dipimpin oleh Pengalaman