Review dan Sinopsis DURGAMATI, film India tentang Politik dan Hantu
Review dan Sinopsis DURGAMATI, film India tentang Politik dan Hantu

Ide cerita yang cukup unik dari film bollywood Durgamati. Apa kaitannya politik dan hantu di film ini sungguh menarik untuk diulas. Film India ini disutradarai oleh G. Ashok yang merupakan remake dari film dwibahasa Telugu-Tamil miliknya sendiri, Bhaagamathie (2018). Oh ya pada awalnya film ini berjudul Durgavati kemudian menjadi Durgamati pada 23 November.

Film Durgamati tayang pada 11 Desember dan didistribusikan oleh Amazon Prime mengingat masih belum stabilnya masa krisis ini. Bagi yang tidak memiliki acara keluar rumah (dan diharapkan demikian) masih bisa menjadi rekomendasi film horor untuk menemani sampai akhir tahun.

Sinopsis Durgamati

Awal film rasa ketakutannya hinggap ke penonton, sebuah pembantaian menakutkan pada banyak penduduk di sebuah desa oleh makhluk yang Kita tidak tahu seperti apa rupanya, makhluk yang tidak diperlihatkan oleh kamera, sutradara sengaja menyembunyikan siapa atau berupa apa makhluk yang bisa melakukan pembantaian sesadis itu.

Cerita beralih ke kisah pencurian patung dewa. Hal ini tentu meresahkan warga. Politikus Ishwar Prasad (Arshad Warsi) bersumpah bahwa dia akan mencari dan menemukan patung itu, jika dia tidak mampu dia bersedia mundur dari politik. Jelas ucapannya menyimpulkan Ishwar orang yang taat dan masyarakat siap mendukungnya.

Hal ini menjadi ancaman bagi saingan politiknya, hingga dikerahkan aparat untuk mencari tahu tentang Ishwar dan menghilangnya patung. Mereka menemui Chancal (Bhumi pednekar) aktivis sosial yang merupakan orang kepercayaan Ishwar yg kini berada di penjara wanita setelah membunuh tunangannya, Shakti (Karan Kapadia). Tugas ini diberikan pada CBI Satakshi (Mahie Gill) dan ACP Abhay (Jisshu Sengupta) .

Untuk menghindari konsumsi publik, merekapun memindahkan Chancal ke sebuah rumah tua dan menginterogasinya di sana. Rumah yang konon dihuni hantu Durgamati. Saat diinterogasi Chancal menyebut Ishwar adalah orang yang baik dan dia tidak mengetahui tentang patung. Jawaban Chancal membuat para polisi geram, terlebih ACP Abhay yang ingin membunuh Chancal karena adiknya, Shakti yang merupakan tunangan Chancal dibunuh oleh Chancal.

Diluar dugaan banyak kejadian mistis terjadi dirumah tua itu. Berulang kali Chancal kerasukan hantu Durgamati yang menyebabkan dia melukai dirinya sendiri dan orang-orang disekitarnya. Puncaknya saat terjadi kebakaran besar di rumah itu. Siapakah hantu Durgamati? Siapa yang mencuri patung dewa di kuil? Lalu kenapa Chancal membunuh tunangannya? Fakta yang menarik dari Durgamati adalah akting dari aktor/is-nya.

Review dan Sinopsis DURGAMATI, film India tentang Politik dan Hantu
credit : facebook

Review Durgamati

Jisshu Sengupta yang terbiasa bermain di film-film hits seperti Barfi dan Mardaani kembali menghadirkan akting yang menawan sebagai ACP Abhay, terlihat jelas raut kekecewaan diiringi dendam pada Chancal yang sudah membunuh adiknya. Arshad Warsi meski tidak begitu banyak dilayar tapi penampilannya bagus, wajah jahat dan liciknya terpapar. Bhumi Pednekar tetap menampilkan akting yang bagus, terutama scene saat dia menembak Shakti. Karan Kapadia yang sebelumnya berakting apik di Blank, kembali berakting bagus sebagai tunangan Chancal.

Adegan-adegan yang menampilkan Karan malah berasa bagus di layar, sedihnya dapat sekali saat dia memohon-mohon pada Chancal agar segera membunuhnya. Sesungguhnya Durgamati adalah film yang menarik, membuat bangunan tua-nya juga niat banget. Berasa horornya. Hanya saja durasi yang terlalu lama. Awal film sangat menarik, pertengahan cukup membosankan karena berjam-jam hanya berkutat melihat Bhumi bolak balik di ruangan rumah, lalu menjerit-jerit kerasukan, adegan yang berulang-ulang. Untungnya terbantu oleh ending yang bagus. Ending yang diluar dugaan. Sebuah kisah cinta antara Chancal dan Shakti yang berakhir tragis demi kemanusiaan. Kami memberi rating film ini 6.5/10.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.