Review dan Sinopsis Time To Dance (2021)
Review dan Sinopsis Time To Dance (2021)

Film terbaru bollywood Time to Dance adalah film tentang dance yang disutradarai oleh Stanley D’Costa. Diproduksi oleh Lizelle D’Souza, film ini dimainkan oleh Isabelle Kaif adik Katrina Kaif bersama Sooraj Pancholi sebagai pemeran utama. Film ini dirilis secara teatrikal di India pada 12 Maret 2021.

Di dunia perfilman bollywood dan India memang nama Isabelle ini kurang populer dibanding sang kakak. Ada satu film yang dimainkannya diproduseri langsung oleh Salman Khan pada tahun 2014. Dan sang adik ipar Salman sendiri, Aayush Sharma (masih berlangsung produksinya) bermain dengan Isablle di film Kwatha. Seperti apa sinopsis dan review film Time to Dance kali ini? Check it out.

Sinopsis Film Bollywood Time to Dance

William (Sammy Jonas) adalah penari ternama yang sering jadi juara. Di kompetisi kali ini dia akan menari latin bersama pasangannya, Isha (Isabelle Kaif). Musibah terjadi saat Isha menari bersama kawan-kawannya di club, Isha terjatuh hingga kakinya pincang. Bukan rasa iba yang Isha dapatkan dari ibu William (Natasha Powel), tapi malah cemoohan dan menganggap musibah terjadi karena kecerobohan Isha.

Rishabd (Sooraj Pancholi) pelayan di club tempat Isha jatuh yang menolong Isha ke rumah sakit iba dengan kondisi Isha. Hubungannya dengan Isha jadi dekat. Terlebih saat Isha tahu Rishabd bisa menari mengajar murid-mudrid tari di sekolah tari Isha selama dirinya sakit. Saat kaki Isha sembuh, Isha baru tahu kalau William memutuskan dirinya dan mengganti pasangannya dengan Jessica.

Isha yang sakit hati merayu agar Rishabd mau menjadi pasangannya di kompetisi dance. Rishabd yang trauma karena pernah melakukan gerakan sulit saat menari dan mengakibatkan pacarnya meninggal, menolak untuk kembali ke panggung tari. Apakah Isha akan tetap melaju ke kompetisi tari demi bisa menunjukkan pada William bahwa dirinya mampu, atau memilih mengelola sekolah tari bersama Rishabd?

Review Time To Dance

Untuk Cerita sih hampir mirip dengan film-film tema dance lainnya, tidak ada sesuatu yang baru. Tarian yang diangkat juga tarian latin. Jadi lebih ke gemulainya gerakan tubuh melakukan dansa, jadi jangan harap ada gerakan-gerakan atraktif ala-ala Hrithik Roshan atau Varun Dhawan. Makanya soundtrack lagunya pun mengalun dengan irama lembut. Hanya lagu Aye Haye di awal yg iramanya lincah, dimana di ending lagu Isha terjatuh dan mulai konflik cerita film. Selanjutnya ada lagu Hathoon se Yoon yang enak di telinga dengan video clip yang emosional dimana pacar Rishabd meninggal dengan kepala menubruk lantai dansa (pasti sulit mengambil adegan ini).

Meski cerita Time to Dance tergolong biasa saja, Namun masih terbantu oleh ending yang cukup bagus. Gak nyangka aja kalau endingnya bakal pake adegan itu, ekspresi Isha di ending pas adegan itu sungguh menarik. Angle-nya bagus. Sooraj Pancholi sesungguhnya memiliki bakat akting yang bagus, cara menarinya pun bagus, namun dia belum beruntung menerima skrip yang bagus (siapa yang sudah menonton Satelite Shankar yang kabarnya skenarionya bagus).

Isabelle Kaif cantik, wajahnya enak dilihat, gemulainya saat menari bagus. Aktingnya emang gak keren-keren amat sih, tapi wajahnya berekspresi, saya sih suka melihatnya (agak mirip aktris Indonesia yang berperan jadi penulis di film Darah Daging). Sammy Jonas menari dengan sangat baik. Natasha Powel sebagai ibu William, tokoh antagonis yg terus menyerang Rishabd dengan mengacaukan pikirannya akibat trauma cukup bikin ngeselin.

Kekurangan hanya pada plot cerita yang biasa, terkesan lama alurnya. Bagi anda penggemar tarian dansa dan latin mungkin bisa dicoba nonton film ini. Bagi anda yang ingin melihat kecantikan Isabelle Kaif di film barunya ini cicipilah Time To Dance. Kami memberikan rating 5/10.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.