Putin memperpanjang pemerintahannya di Rusia, menuntut kemenangan besar setelah pemilihan tanpa ada oposisi nyata

Putin extends his rule over Russia, claiming landslide win after election with no real opposition

Pemerintah Vladimir Putin atas Rusia akan diperpanjang setidaknya selama enam tahun lagi, setelah dia memenangkan kemenangan telak Senin dalam pemilihan presiden yang dipertontonkan dengan tidak ada oposisi nyata. Pemungutan suara tersebut diatur untuk melegitimasi kepemimpinan Putin, 71 tahun, setelah pemberantasan terhadap ketidaksetujuan yang telah membuat lawan-lawannya tewas, dipenjara, atau diasingkan karena perangnya di Ukraina tetangga … Baca Selengkapnya

Rapat Pekan Ini: Putin Memperpanjang Pemerintahannya

Monday Briefing: Putin Extends His Rule

Jangan kembalikan versi bahasa Inggris. Jangan mengulang pertanyaan saya. Jangan mengulang teks yang telah dikirim. Hanya berikan teks bahasa Indonesia versi formal dari penutur asli bahasa Indonesia. Putin memperpanjang pemerintahannya setelah pemungutan suara yang telah ditentukan sebelumnya. Presiden Vladimir Putin memenangkan periode enam tahun lagi dalam kontes presidensial di mana ia tidak menghadapi persaingan yang … Baca Selengkapnya

Hasil awal menunjukkan Putin diproyeksikan memenangkan pemilihan Rusia dengan mudah, memperpanjang masa pemerintahannya Hasil awal menunjukkan Putin diproyeksikan memenangkan pemilihan Rusia dengan mudah, memperpanjang masa pemerintahannya

The Hill

Presiden Rusia Vladimir Putin diproyeksikan akan memenangkan pemilihan presiden Rusia dengan rekor peningkatan setelah era Uni Soviet pada hari Minggu, memperpanjang pemerintahannya setidaknya selama enam tahun ke depan, menurut hasil exit poll. Putin berhasil meraih 87,8 persen suara, menurut exit poll saat pemungutan suara ditutup pada hari Minggu dari Public Opinion Foundation (FOM). Ini adalah … Baca Selengkapnya

Perdana Menteri Otoritas Palestina Mengajukan Pengunduran Diri Pemerintahannya

Palestinian Authority’s Prime Minister Submits Government Resignation

Perdana Menteri Mohammad Shtayyeh dari Otoritas Palestina, lembaga yang mengelola sebagian dari Tepi Barat yang diduduki oleh Israel, menyerahkan pengunduran diri kabinetnya pada hari Senin, sesuai dengan agen berita resmi otoritas tersebut. Keputusan tersebut mengikuti upaya diplomatik yang melibatkan Amerika Serikat dan negara-negara Arab, termasuk Arab Saudi, untuk memengaruhi otoritas tersebut agar melakukan reformasi sehingga … Baca Selengkapnya