Ulasan, Review dan Sinopsis SHERNI, siapa yang lebih jahat antara manusia dan harimau
Ulasan, Review & Sinopsis SHERNI, siapa yang lebih jahat antara manusia dan harimau

Film-film di India selalu menyuguhkan cerita yang beraneka ragam. Film Bollywood Sherni termasuk salah satu dengan cerita semacam sindiran. Siapa yang lebih jahat antara manusia dan harimau. Cerita di film ini memang secara gamblang mengisahkan upaya Memburu Harimau Yang Turun ke Desa karena telah melakukan serangkaian kejadian tidak terduga.

Diproduksi oleh T-Series dan Abundantia Entertainment film India ini bisa dilihat di platfrom Amazon Prime Video pada juni tahun ini. Durasinya sekitar 130 menit cukup memuaskan dahaga Kita sebagai penikmat film bollywood. Berikut Ulasan, Review & Sinopsis SHERNI.

Sinopsis Sherni

Vidya (Vidya Balan), seorang petugas kehutanan di hutan Bijaspur hadir dengan serangkaian tantangan uniknya. Melalui obrolan video, Vidya curhat pada suaminya, Pawan (Mukul Chaddha) bahwa dia mungkin akan mengundurkan diri karena dia tidak yakin berapa lama dia bisa mempertahankan pekerjaannya di Mumbai.

Dunia Vidya tampak terisolasi, satu-satunya wanita di departemen yang didominasi pria. Namun, rekan-rekannya yang mencoba melemahkannya adalah kekhawatirannya yang paling kecil. Dia mungkin seorang wanita yang tidak banyak bicara tetapi itu tidak menghilangkan fakta bahwa dia bersemangat pada pekerjaannya.

Ketika seekor harimau betina, yang diidentifikasi sebagai T12 oleh departemen kehutanan, mulai berburu di dekat ladang desa, manusia dan hewan ternak menjadi mangsa. Bagi penduduk desa, harimau melewati ladang mereka adalah hal biasa, karena desa mereka diapit oleh hutan di kedua sisinya. Harimau sering lewat tanpa melihat ke arah mereka, tapi kini menyebarkan ketakutan akan kehidupan dan penghidupan.

Salah satu yang dipicu oleh politisi lokal yang bertikai dan dijadikan debat pemilihan untuk pemilihan umum yang akan datang. Bagi Vidya, menemukan dan menangkap T12 hidup-hidup adalah yang paling penting walau mungkin akan mendapat sentimen penduduk setempat, tekanan yang dibangun oleh para politisi, sikap bosnya Bansal (Brijendra Kalra) yang hanya ingin masalah menghilang ke dalam hutan dan Ranjan Rajhans (Sharat Saxena), sekutu politisi yang menyebut dirinya konservasionis tapi bangga dengan jumlah harimau yang dia buru.

Dukungan satu-satunya tampaknya datang dari Hassan Noorani (Vijay Raaz), yang merupakan profesor zoologi di perguruan tinggi terdekat, beberapa penduduk desa setempat seperti Jyoti (Sampa Mandal), anggota komite desa dan Pak Nangia (Neeraj Kabi), Kepala Dinas Kehutanan.

Trending :
9 Fakta Bahwa Shahrukh Khan terkenal diantara generasi milenial
Sinopsis dan Review film bollywood Flight Ketegangan Mencekam di dalam pesawat
Cerita unik antara si Lugu dan si Cerewet dalam It's My Life

Review Film Bollywood Shreni

Sutradara Amit Masurkar menjalin narasi yang rumit saat ia menyelam jauh ke dalam konflik antara manusia dan hewan ini, seperti film sebelumnya Newton, Amit masih meramu desa terpencil, hutan, dan pemilihan umum dan politisi. Film ini mengingatkan kita akan film India Jalikattu yang tahun ini dikirim ke Oscar. Jika Jalikattu kerbau yang kabur dan ngamuk, Sherni menggunakan Harimau sebagai objek pelaku. Namun, pada akhirnya.. ngamuknya binatang-binatang ini justru digunakan beberapa oknum untuk ambisi dan kepentingan pribadi. Hingga kitapun berpikir, Siapa yang lebih jahat? Manusianya atau hewannya?

Walau Film bollywood Sherni tidak sebagus Jalikattu dalam mengolah adegan dan cerita. Sherni tetap sebuah karya visual yang layak untuk ditonton. Skenario (Aastha Tiku) dirinci dengan cermat, memberikan wawasan tidak hanya tentang pikiran protagonis tetapi juga cara kerja departemen dan juga bagaimana desa dan hutan terjalin dalam keberadaan mereka. Kamera sinematografi benar-benar menjiwai hutan lebat dan hijau – sinar matahari belang-belang, aliran gemericik, dengungan serangga, gemerisik dedaunan, suara burung dan hewan yang berbeda – semuanya menjadi hidup di Sherni.

Seseorang tidak bisa pergi begitu saja tanpa jatuh cinta dengan hutan terlebih dahulu. Tetapi seperti halnya seseorang yang mudah terpesona oleh keindahannya, salah satu ajudan Vidya memberi tahu dia – Anda bisa pergi ke hutan 100 kali dan mungkin melihat harimau sekali, tetapi yakinlah bahwa harimau itu telah melihat Anda 99 kali -. Pengingat yang mengerikan tentang siapa penyusup dan siapa yang berkuasa di hutan.

Vidya Balan memberi kita penampilan yang luar biasa, bersahaja namun kuat, saat ia memancarkan tekad, semangat, dan ketabahan karakternya yang tenang. Tanpa akting berlebihan tetapi dengan mata yang memicu kemarahan dan seakan bicara. Untuk anda yang menyukai film-film art yang memang ranahnya seorang Balan, bisa dicoba memasuki alam dan hutan di SHERNI.

Kami memberikan rating film bollywood Sherni 7/10 dan tentu saja menjadi rekomendasi untuk ditonton.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.